by

Strategi Jitu Pengembangan Transformasi dan inovasi Diskopdagperin

-Daerah-92 views

Kuningan, JWNcom – Peningkatan Kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (PK2UMK) Dana Alokasi Khusus Non Fisik
Pada Kegiatan Pemberdayaan Peningkatan Produktivitas, Nilai Tambah, Akses Pasar Akses Pembiayaan, Penguatan Kelembagaan, Penataan Manajemen, Standarisasi dan Restrukturisasi Usaha Koperasi Kewenangan Kabupaten/ Kota Tahun Anggaran 2022.

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan Dan Perindustrian
Kabupaten Kuningan Diskopdagperin, tengah mengadakan acara Peningkatan Kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (PK2UMK yang dibuka oleh Bupati Kuningan H Acep Purnama, SH MH di Grage Sangkan Hotel, selama 3 hari mulai dari 14-16 Juni 2022.

Dalam Peningkatan Kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (PK2UMK) DAK Nonfisik Kabupaten Kuningan Tahun 2022” ini merupakan sebuah event yang mendapat pendampingan dari Kementerian KUKM Republik Indonesia.

Kepada Dinas Kabupaten/ Kota yang menangani urusan Koperasi dan UMKM dengan tujuan utama adalah pendukungan kegiatan dan perkuatan model Pemberdayaan Peningkatan Produktivitas Nilai Tambah, ujar Kadiskopdagperin.

Lebih lanjut Kadiskopdagperin menyampaikan Akses Pasar, Akses Pembiayaan, Penguatan Kelembagaan, Penataan Manajemen, Standarisasi maaupun Restrukturisasi Usaha Koperasi dan UKM Kewenangan Kabupaten/ Kota. Ujarnya.

Dihadiri oleh Pejabat Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Barat melalui Dana Alokasi Khusus Non Fisik TA 2022 menyelenggarakan 4 jenis Pelatihan sekaligus

yakni Pelatihan Perkoperasian, Kewirausahaan, Keterampilan Teknis (Vocational)/ Kemasan dan Teknologi Informasi/ Digitalisasi KUMKM.

Menurut kadis, Dengan mengusung Tema “Koperasi Keren dan Modern, UMKM Naik Kelas” Keempat Pelatihan ini diselenggarakan selama 3 hari.

dalam upaya lebih mengajak lagi Koperasi dan UKM untuk merevitalisasi Koperasi,
Mendorong Penerapan Akuntabilitas dan Kesehatan Koperasi melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT),

Dan juga Menggiatkan kembali tata kelola manajemen koperasi yang patuh regulasi,
Meningkatkan kualitas SDM Pengurus dan Memajukan Para Pelaku UMKM dengan strategi bisnis dan pengelolaan kemasan.

Dan komitmen Dinas bersama seluruh Gerakan Koperasi di Kabupaten Kuningan melalui “Gerakan Berkoperasi MAJU menuju Digital Management” telah digulirkan sejak 25 Agustus 2021 yang telah lalu.

Dan Pentingnya transformasi dan inovasi Koperasi dan UKM melalui pengenalan Portal KUMKM menurut Kadiskopdagperin Kabupaten Kuningan Bapak U. Kusmana., S.Sos, M.Si

Ini merupakan strategi jitu dalam upaya bersama-sama membangun Koperasi Keren dan Modern yang ditandai dengan inovasi model bisnis, adopsi teknologi, kolaborasi multi pihak, pengelolaan profesional,

serta memiliki koofisien tumbuh tinggi yang memberi manfaat besar kepada anggotanya. Penerapan teknologi sebagaimana yang telah dilakukan oleh DISKOPDAGPERIN dalam hal pelayanan masyarakat melalui Aplikasi SIBADU MIRAKYAT. Dimana Aplikasi SIBADU MIRAKYAT menjadi pusat bank data pelaku usaha di Kabupaten Kuningan.

Melalui alamat https://bankdata.wimarket.id/ untuk mendapatkan informasi kegiatan Dinas, yang dilengkapi fitur Pendaftaran P-IRT dan NIB secara online serta katalog KUMKM dan Pasar Rakyat.

Kegiatan Pelatihan ini dihadiri Bapak Bupati Kuningan Bapak H. Acep Purnama, SH., MH; Ir. Bastian, MBA Kepala Biro Manajemen Kinerja, Organisasi dan SDM Aparatur Kementrian Koperasi dan UKM RI (Diwakilkan); Hengki Andrianto, S.E., M.Ak – Kepala Bagian Pemantauan dan Evaluasi Kementrian Koperasi dan UKM RI; dan Drs. Kusmana Hartadji., M.M – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, serta didukung oleh 15 Tenaga Ahli Pengajar dr unsur akademisi/ profesional/ Pengusaha Sukses dengan total materi ajar sebanyak 96 JPL. (SEP )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed