Wujudkan SDM yang Unggul, Pemdes Susukan Gelar Musrenbangdes

Nusantara153 Views

Susukan, JWNcom – Dalam rangka membahas dan menyepakati RKPDES tahun 2024 dan DURKPdes tahun 2025, Pemerintah desa Susukan menggelar acara musrenbang di gedung serbaguna desa Susukan, Senin (2/10/2023).

Dalam kesempatan ini Camat Cipicung Deni Hamdani, SE., M.Si mengatakan, meningkatkan dan mewujudkan SDM birokrasi yang unggul dan produktif menjadi isu strategis pembangunan daerah kabupaten Kuningan. Oleh karena itu, evaluasi penyelesaian pembangunan 2023 harus berbasis itu dan dilanjutkan dengan penyusunan perencanaan 2024.

“Sekarang sudah ada 7 prioritas pembangunan yang harus diperhatikan dalam dana desa yaitu pelayanan kesehatan, penanggulangan narkoba, pemberian perlindungan sosial BLT dan padat karya tunai, penanggulan penyakit menular, penanggulangan angka stunting, pengelolaan anggaran operasional desa dan ketahanan pangan. Dari 7 prioritas penggunaan dana desa itu, Desa Susukan harus bisa menggali potensi dari semua aspek/sektor agar tidak hanya ketergantungan dari APBD kabupaten,” ujarnya.

Sementara Kepala desa Susukan Toto Ciptarasa mengatakan, berdasarkan Permendes No 21 tahun 2020 bahwa perencanaan desa dimulai bulan Juni dan terakhir bulan September. Di bulan Juli, kata Toto, Pemdes Susukan  membentuk tim penyusun RKPDES berjumlah 7 orang dan membentuk tim rencana kerja pemerintah desa untuk tahun 2024 sekaligus RKPD tahun 2025 yang diusulkan melalui SKPD dan UPD baik tingkat kabupaten atau pun propinsi.

“Semua itu sudah dilaksanakan dan dikaji sesuai RPMJD. Alhamdulillah hari ini Musrenbang dengan seluruh unsur masyarakat telah dilaksanakan dan program-program telah ditampung sesuai dengan RPJMD melalui pengkajian dan akan dilanjutkan lagi dengan MUSDES bersama BPD desa susukan,” kata Toto.

Ketua BPD desa Susukan A. Jatranan., SH mengapresiasi program-program di desa Susukan yang mendapat tanggapan positif dari masyarakat sehingga program tersebut akan diproses di tingkat kabupaten.

“Kami di BPD menggarisbawahi terkait dengan masalah desa wisata karena menyangkut pendapatan bagi desa. Kami lembaga dan pemerintah desa membuat satu konsep luar biasa dan akan mecapai sasaran agar bisa meningkatkan pendapatan asli desa. Jika dilihat dari sektor yang lain, saya melihat pembangun yang sudah dilaksanakan kepala desa berkaitan dengan infrastruktur fisik dan non fisik sudah sangat Baik dan benar,” pungkasnya. (RI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *